Prajurit Tak Serius Nyanyikan Indonesia Raya, DPR Panggil KSAU

Fiddy Anggriawan , Okezone · Senin 28 Januari 2013 16:02 WIB
https: img.okezone.com content 2013 01 28 337 752819 vCYG8JtMrn.jpg Atraksi TNI AU (Foto: Heru H/okezone)

JAKARTA - Komisi I DPR akan memanggil Kepala Staf TNI Angkatan Udara (AU), terkait sikap para prajurit AU yang terlihat main-main saat menyanyikan lagu Indonesia Raya dalam sebuah tayangan di salah satu stasiun televisi.

 

Menurut Wakil Ketua Komisi I DPR Tubagus Hasanuddin, perilaku yang dilakukan oleh prajurit Angkatan Udara itu merupakan pelanggaran disiplin militer dan patut dikenakan sanksi.

 

Sebagai prajurit, lanjut Tubagus, sikap sempurna, seperti berdiri dengan tegap dan bahkan menghormat bila ada pengibaran Bendera Merah Putih, wajib dilakukan oleh para anggota militer. Baik itu saat mendengarkan ataupun mengumandangkan lagu Indonesia Raya.

 

"Sikap prajurit militer yang menyanyikan lagu kebangsaan sambil duduk, bertepuk tangan, tertawa dan bersorak-sorai itu merupakan pelanggaran terhadap lambang negara dan menyalahi peraturan disiplin militer," ungkap Hasannudin saat rapat dengar pendapat dengan Komisi Pemyiaran Indonesia (KPI), di Gedung DPR, Jakarta, Senin (28/1/2013).

 

Politikus PDI Perjuangan itu menegaskan, para prajurit tersebut dapat dikenakan sanksi, termasuk komandannya, jika yang bersangkutan ada di antara para prajurit itu. "Sanksi paling berat tentu dikenakan kepada komandannya," sambungnya.

 

Sehingga, dalam waktu dekat Kepala Staf Angkatan Udara akan dipanggil untuk klarifikasi atas peristiwa itu. Pasalnya, peristiwa itu merupakan hal yang prinsip bagi prajurit militer.

 

"KPI saja sudah mengatakan kalau sikap dalam tayangan tersebut melanggar aturan tata cara penggunaan lagu kebangsaan. Maka ini jelas merupakan pelanggaran disiplin militer," simpulnya.

 

Sebelumnya, KPI memberikan sanksi terhadap acara Bukan Empat Mata yang tayang di Trans7. Acara yang dipandu Tukul Arwana itu terpaksa harus dikurangi durasi tayangnya menjadi satu jam atau dibatasi durasinya sebanyak 50 persen.

 

Hal itu bermula dari klaim adanya pelanggaran pada episode 16 Mei 2012 lalu. Materi pelanggaran tersebut adalah soal tata cara dan penggunaan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang saat itu dibawakan personel Cherry Belle sebagai bintang tamu.

(lam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini