Share

"Pemindahan Abu Bakar Baasyir untuk Peroleh Simpati Amerika"

K. Yudha Wirakusuma, Okezone · Selasa 15 Januari 2013 21:32 WIB
https: img.okezone.com content 2013 01 15 337 746799 Yk6WngfuMV.jpg Abu Bakar Baasyir (Foto: Okezone)

JAKARTA – Terpidana kasus terorisme Abu Bakar Baasyir saat ini menghuni Lembaga Pemasyarakatan Pasir Putih Nusakambangan. Pengasuh pondok pesantren Ngruki ini dipindahkan dari Lembaga Pemasyarakatan Batu sekira pukul 15.30 Wib, sore tadi.

“Selepas Ashar tadi (Selasa, 15 Januari 2013), Abu Bakar Baasyir dipindahkan dari LP Batu ke LP Super Maksimum Security Pasir Putih Nusakambangan,” kata Juru Bicara Jamaah Ansharut Tauhid (JAT), Son Hadi, dalam pesan elektroniknya kepada Okezone, Selasa (15/1/2013).

Dia menambahkan bahwa pemindahan Abu Bakar Baasyir dari Lembaga Pemasyarakatan Batu tanpa alasan yang jelas.

“Pemindahan Ustad Abu ke LP super maksimum security Pasir Putih Nusakambangan merupakan makar jahat penguasa thaghut untuk memperoleh simpati dan dukungan Amerika dalam melanggengkan perang terhadap terorisme setelah beberapa hari sebelumnya terjadi pelanggaran HAM berat oleh Densus 88 yang membunuh tujuh muslim di Makassar dan Bima,” jelasnya.

Pemindahan mendadak ini, lanjut Son Hadi, merupakan bentuk intimidasi  yang dilakukan  oleh penguasa thaghut kepada Ustad. Abu Bakar Baasyir yang senantiasa memberikan nasehat dan tadzkiroh pada  penguasa  yang mengatur negeri ini dengan hukum thaghut.

“Seruan ustad Abu Bakar Ba’asyir pada penguasa untuk kembali pada syarit Allah adalah semata amanah dakwah yang beliau emban. Adapun penentangan serta permusuhan terhadap dakwah hanyalah mengundang bala dan bencana dari Allah dan pemindahan ustad Abu ke penjara super maksimun security adalah bentuk nyata penentangan dan permusuhan  terhadap dakwah tauhid yang beliau sampaikan,” tukasnya.

(ydh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini