SBY: Habibie & Ainun Patut Diteladani

Misbahol Munir, Okezone · Senin 17 Desember 2012 20:08 WIB
https: img.okezone.com content 2012 12 17 337 733526 baZius2uxr.jpg Presiden Susilo Bambang Yudhoyono

JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengatakan banyak pembelajaran yang dapat dipetik dari perjalanan hidup Presiden Ketiga RI, Bacharuddin Jusuf Habibie, beserta istri almarhum Ainun Habibie. Menurutnya, semua orang sependapat dengan pernyataannya. Bahkan tidak hanya melalui kisah yang difilmkan "Ainun & Habibie", tetapi melalui kisah hidup yang telah diketahui banyak hal yang menjadi pelajaran serta patut dicontoh.

"Bapak Habibie dan keluarga yang saya cintai, saya mewakili yang hadir di ruangan ini dan bahkan rakyat Indonesia, untuk menyampaikan, kesan-kesan yang mendalam bukan hanya setelah menonton film yang berjudul Habibie dan Ainun ini tetapi apa yang kami ketahui kami ikuti selama ini berkaitan dengan bapak Habibie dan ibu Ainun, saya kira semua sependapat dengan saya. Bahwa apa yang kita saksikan tadi penuh dengan pembelajaran serta nilai-nilai yang patut untuk kita contoh," kata SBY saat memberikan kesan-pesan usai menonton pemutaran film perdana "Habibie & Ainun" di XXI Epicentrum, Rasuna Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (17/12/2012).

Film yang memang dikemas cukup apik, dengan pemeran tokoh yang terkenal mampu mengejawantahkan apa yang telah dilakukan oleh Habibie dan Ainun. Selayaknya nilai-nilai yang diwariskan dapat menjadi panutan semua orang.

"Patut di ketahui dan diteladani oleh siapapun di negeri tercinta ini, karena sifatnya yang universal dan berlaku untuk semua. Disamping sisi-sisi yang nampak manusiawi, dari tayangan film tadi yang digarap dengan baik, naskah yang baik, artis-artis yang unggul yang tentu ini kami sangat senang dan bangga. Tapi sekali lagi dengan tenang dan jernih kita bisa melihat sekali lagi nilai-nilai yang diwariskan oleh ibu Ainun yang dicontohkan oleh bapak Habibie," imbuhnya.

Bagi dia, kisah hidup kedua pasangan Habibie dan Ainun merupakan kisah kasih sayang dan cinta seumur hidup. "Saya mulai dari teladan pasangan Habibie dan Ainun, sejak awal di tengah perjalanan hidup sampai akhri adalah pasangan yang penuh dengan kasih sayang, sharing and carring, sejak awal kita saksikan saling memperkuat antara Habibie dan Ainun sampai saat-saat terakhir ibu Ainun dipanggil oleh Allah SWT," jelas dia.

Kata dia, rumah tangga Habibie Ainun merupakan rumah tangga yang kokoh dan kuat. Satu sama lain, saling menjaga dan mendukungnya. Tokoh yang akan memimpin Indonesia kedepan harus meneladaninya.

"Itu pelajaran yang paling dalam bagi sisapapun yang menjalin kehiduran rumah tangga. Saling memperkuat love, carring asn sharing. Sisi lain dari Habibie juga ada pada ibu Ainun, yang patut kita berikan apresiasi yang tinggi dan semoga kita semua rakyat Indonesia generasi bangsa yang akan memimpin kita di kemudian hari juga bisa meneladdani kekuatan pak habibie pada visi, energi dan kemudian konfindence. Can do spirit. Never give up, tidak pernah menyerah. Saya kira bukan hanya karakter bagi pemimpin tapi siapapun. Dalam kehidupan berumah tangga di masyarakat luas apalagi sebagai pemimpin, dan sebagai pemimpin di tingkat puncak," ungkapnya.

Melalui film ini banyak hal yang dapat dipelajarinya, mulai dari kisah masa susah hingga masa-masa bahagia tiba. Tentu, kata SBY, semua itu dapat menjadi pelajaran berharga oleh semua orang. Tak hanya itu, kisah yang boleh terlewatkan oleh siapapun di saat Habibie memimpin bangsa Indonesia dimana negara ini tengah diterpa krisis serta tuntutan Timur-Timor lepas dari NKRI.

"Kemudian kita saksikan juga kehidupan drama kehidpan beliau suka dan duka, kemudian kebagiaan saat the dream com true dan kebahagiaan yang dirasakan pak Habibie yang tidak seperti yang diimpikan dan dicita-citakan, sekalipun pak Habibie, bapak ilmu pengetahuan dan teknologi, sang jenius, presiden ketiga kita, tapi itulah kehidupan yang dialami siapapun. Banyak yang bisa kita contoh sebenarnya, tapi dengan menyaksikan film ini kita belajar banyak hal. Tentu saja pak Habibie baak adalah kebanggaan kami semua, pemipin yang ikut mengukir sejarah, pemipin yang ikut mengukir sejarah, utamanya pada masa-masa yang paling menentukan masa republik ini, masa reformasi keteguhan bapak pada reformasi, sikap kestaria tidak memilih jadi presiden untuk kebaikan bangsa yang lebih besar, ini pesan yang luar biasa," terangnya.

Saya yang mengemban kehidupan presiden dalam film tadi, sambung SBY, juga mengikuti beberapa fragmen dari kehidupan yang berbeda. Tidak bisa melakukan sesuatu tetapi ingin melakukan sesuatu yang lebih, tetapi tidak semuanya bisa karena kompleksitas kekuasaan dan apa yang dihadapi bangsa kita. “Saya ucapkan terimakasih pak Habibie, pemipin, yang ikut memimpin sejarah di negeri ini," tambahnya.

SBY juga memberikan apresiasi terhadap semua pihak yang ikut melahirkan film Habibie & Ainun. Dia berharap perfilman Indonesia tambah maju.

"Yang terakhir kepada perangkat, presiden direktur pemain, dan semua yang telah melahirkan film semua ini, atas nama negara dan pribadi saya ucapkan terimakasih terimalah apresiasi dan kebanggaan saya, semoga perfilman kita tambah maju dengan kehormatan dan keunggulan kita," pungkasnya.

(ydh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini