Share

Pesantren di Nganjuk Digerebek Polisi, 49 Santri Ditangkap

Bagus Santosa, Okezone · Selasa 13 November 2012 12:00 WIB
https: img.okezone.com content 2012 11 13 337 717655 hHKvpE7xHc.jpg Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)

SUKABUMI - Pesantren Darul Akfiah di Kawasan Kertasono, Nganjuk, Jawa Timur digerebek polisi. Pesantren tersebut diduga mengajarkan radikalisme sekaligus menjadi tempat pelatihan terorisme.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Boy Rafli Amar mengatakan, penggerebekan itu berawal dari laporan masyarakat yang menginformasikan adanya kegiatan tidak wajar di pesantren tersebut.

Follow Berita Okezone di Google News

"Ada kegiatan-kegiatan yang menggunakan senjata api dan menggunakan berbagai jenis senjata tajam. Akibat dari reaksi negatif atau katakanlah respon masyarakat ini yang dikhawatirkan akan berujung anarkis," kata Boy usai pelantikan Perwira dari Sekolah Pembentukan Perwira (Setukpa) di Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (13/11/2012).

Dalam penggerebekan ini, sebanyak 49 orang santri yang usianya masih belia, diamankan ke Polres Nganjuk. Polisi juga mengamankan beberapa barang bukti berupa senjata laras panjang, sejumlah amunisi, kemudian senjata tajam serta dokumen dan buku-buku bernuansa jihad.

"Diduga kuat mereka melakukan kegiatan latihan-latihan fisik, terutama mengarah pada aksi-aksi perbuatan teror. Diduga bisa mengarah pada aksi-aksi perbuatan terorisme," katanya.

Dia mengatakan, pengurus pesantren ini, Nasarudin Ahmad juga tengah diperiksa. "Ini diduga kuat yang bersangkutan adalah pengurus. Sedangkan pemilik siapa kita masih pemeriksaan lebih lanjut," kata dia.

Polisi juga kini tengah mengembangkan asusini untuk mencari tahu dugaan jaringan teroris yang terbangun di Pesantren ini. "Sementara kita dalami keterakaitan dengan kelompok yang ada," kata Boy.

(ded)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini