Pengamat: SBY Harus Jaga Stabilitas Politik

Tri Kurniawan, Okezone · Minggu 21 Oktober 2012 08:22 WIB
https: img.okezone.com content 2012 10 21 337 706972 UvEGC2sgdh.jpg

JAKARTA - Presiden SBY telah menjabat selama delapan tahun. Selama sewindu tak bisa dipungkiri banyak prestasi yang ditorehkannya. Namun, di dua tahun terakhir masa jabatannya, SBY diyakini tidak akan bisa berbuat banyak lagi bagi bangsa.

"Jika anda mengatakan akan terjadi suatu kejutan besar seperti pembangunan besar saya kira enggak. Saya kira yang saat ini bisa di pertahankan juga sudah bagus," kata Pengamat Politik, AS Hikam saat berbincang dengan Okezone, Sabtu (20/10/2012).

Yang paling penting bagi SBY dua tahun mendatang, menurutnya, yakni menjaga stabilitas politik nasional. Ini dirasa penting agar tidak ada lagi rencana penggulingan Presiden seperti periode sebelumnya. Disabilitas politik, sangat bisa mengancam posisi pemerintahan.

"Menurut saya ini bukan hanya jadi PR pemerintah tapi juga rakyat jangan sampai ada upaya-upaya inkonstitusional," ujarnya.

Kata dia, stabilitas politik adalah masalah serius. Pasalnya, orang-orang yang tidak menyukai SBY bisa saja memanfaatkan momen-momen seperti ini. Semakin mengkhawatirkan memang jika melihat kondisi politik terakhir. Hikam mencontohkan, Sekretariat Gabungan (Seskab) yang dibentuk untuk mendukung pemerintahan SBY pun saat ini seakan sudah mati.

"Itu sudah bisa diprediksi dua tahun sebelum Pemilu Seskab sudah akan sangat terganggu. Masing-masing partai sudah mencoba mempersiapkan diri masing-masing untuk pemilu," ujarnya.

Bicara soal keberhasilan pemerintahan SBY, kata Hikam, tentu banyak yang bisa dicatat. Keberhasilan SBY dalam meningkatkan ekonomi makro, menurutnya, diakui oleh dunia. Begitu juga dalam hal menegakkan demokrasi.

"Korupsi, diakui atau tidak saya kira Presiden yang pertama selama republik ini ada yang betul-betul melakukan suatu kinerja antikorupsi yang benar efektif ya baru terjadi pada pemerintahan saat ini," ujarnya.

Soal Hak Asasi Manusia (HAM), Hikam memberikan penilaian jika masa pemerintahan SBY bisa dikatakan sedikit dalam hal melakukan pelanggaran HAM. Walaupun sekarang ini perlu dicatat ada kecenderungan kinerja Kepolisian semakin keluar dari jalurnya.

"Namun sekarang ini pada zaman SBY human right tidak jelek-jelek amat," pungkasnya.

(trk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini