ABG Nekat Gantung Diri Setelah Dituding Berbuat Mesum

Catur Nugroho Saputra, Okezone · Kamis 13 September 2012 16:52 WIB
https: img.okezone.com content 2012 09 13 337 689437 vYmyp6uekJ.jpg Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)

JAKARTA - PE (16), remaja putri asal Aceh Timur ini terpaksa mengakhiri hidupnya dengan gantung diri pada Kamis 6 September lalu. Aksi nekatnya ini diduga dilatarbelakangi rasa malu setelah dia ditangkap polisi syariat atau Wiliyatul Hisbah (WH) karena dituduh sebagai penjaja seks.

Kejadian yang akhirnya membuat PE harus mengakhiri hidupnya itu berawal ketika Senin, 3 September lalu, korban bersama seorang temannya tertangkap WH usai menonton acara organ tunggal sekira pukul 04.30 WIB.

WH menangkap PE dan satu rekannya saat tengah berkumpul bersama beberapa teman prianya. Namun, hanya PE dan teman wanitanya yang ditangkap. Keduanya dituding telah berbuat mesum dengan teman-teman lawan jenisnya.

Menurut Kepala Biro Pemantau Kontras, Fery Kusuma, terungkapnya motif bunuh diri PE ini, diketahui melalu surat wasiat yang ditunjukan kepada ayahnya, setelah 4 hari dia meninggal dunia atau 10 September lalu. "Suratnya ditemukan oleh keluarga didalam tas sekolah PE," ujar Fery di Kantor Kontras, Jalan Borobudur, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (13/9/2012).

Dalam salinan surat wasiat PE yang diterima, surat tersebut ditunjukkan ke ayahandanya yang berisi tentang permintaan maaf serta pengakuannya kenapa bisa tertangkap oleh WH.

“Ayah…, maafin P ya yah, P udah malu-maluin ayah sama semua orang. Tapi P berani sumpah kalau P gak pernah jual diri sama orang. Malam itu P Cuma mau nonton kibot (keyboard-red) di Langsa, terus P duduk di lapangan begadang sama kawan-kawan P,” tulis PE, dalam surat wasiatnya.

“Sekarang P gak tau harus gimana lagi, biarlah P pigi cari hidup sendiri, P gak da gunanya lagi sekarang. Ayah jangan cariin P ya..!!, nanti P juga pulang jumpai ayah sama Aris. Biarlah P belajar hidup mandiri, P harap ayah gak akan benci sama P, Ayah sayang kan sama P..???, P sedih kali gak bisa jumpa Ayah, maafin P ayah… Kakak sayang sama Aris, maafin kakak ya.. (P sayang Ayah)".

PE sendiri diketahui sudah tidak bernyawa oleh adik kandungnya yang saat itu memeriksa kamar korban. Saat ini, kasus bunuh dirinya PE sudah ditangani Polsek Birem.

(ded)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini