Share

Sebelum Dimakamkan, Dua Jenazah Teroris Disalatkan

Catur Nugroho Saputra, Okezone · Jum'at 07 September 2012 13:47 WIB
https: img.okezone.com content 2012 09 07 337 686555 8hrI9EY0jq.jpg

JAKARTA - Setelah seminggu menginap di Rumah Sakit (RS) Kramat Jati, jenazah dua terduga teroris, yaitu Muchsin Sanni Permadi (20) dan Farhan (19), siang ini akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pondok Rangon, Jakarta Timur.

 

"Habis Jumatan akan kami bawa," ujar ayah Muchsin, Muslim Sanny Ashidiq (49), di Rumah Sakit Kramat Jati, Jakarta Timur (7/9/2012).

 

Pantauan Okezone, saat ini jenazah Muchsin dan Farhan sedang disalatkan di musala yang terdapat di RS Polri Kramat Jati. Setelah disalatkan, kedua jenazah selanjutnya dibawa ke TPU Pondok Rangon, Jakarta Timur.

 

Muchsin dan Farhan tewas dalam baku tembak dengan Densus 88 di Jalan Veteran, Solo, Jawa Tengah, pada Jumat 31 Agustus 2012 lalu. Dalam insiden ini, anggota Densus 88 Bripda Suherman juga tewas tertembak. Selain Muchsin dan Farhan, polisi juga berhasil menangkap satu terduga teroris dalam keadaan hidup.

 

Sebelum aksi baku tembak, Kota Solo diguncang sejumlah teror. Penembakan dan pelemparan granat oleh orang tak dikenal dilakukan secara berturut-turut. Pertama di Pospam Simpang Gemblengan, Jumat 17 Agustus 2012.

 

Kemudian, kembali terulang pada di Bundaran Gladak, Jalan Jenderal Sudirman, Sabtu 18 Agustus 2012. Selanjutnya, terjadi penembakan di Pospol Singosaren pada Kamis 30 Agustus 2012 yang mengakibatkan Bripka Dwi Darta Subekti tewas.

 

Masih dalam rangkaian aksi teror di Solo, pada Rabu 5 September 2012 lalu, Densus 88 menggerebek sebuah rumah di Perumahan Taman Anyelir Blok E1/1, Depok, Jawa Barat. Dalam penggerebekan ini, satu terduga teroris bernama Firman berhasil dibekuk.

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini