Tragedi Rohingya, DPR Layangkan Surat Protes ke Myanmar

Tegar Arief Fadly, Okezone · Senin 06 Agustus 2012 12:33 WIB
https: img.okezone.com content 2012 08 06 337 673805 RRm1vf113D.jpg Ilustrasi (Ist)

JAKARTA - Konflik antar etnis yang terjadi di Myanmar telah mendapat perhatian dari masyarakat internasional, tak terkecuali Indonesia.

Ketua DPR Marzuki Ali sendiri telah melakukan penyikapan atas peristiwa yang menelan puluhan korban jiwa tersebut dengan melayangkan surat secara langsung kepada pimpinan parlemen di Myanmar.

"Saya sudah buat surat kepada ketua parlemen dan merespon. Dia membaca statment saya dan itu direspon positif," kata Marzuki kepada wartawan di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (6/8/2012).

Menurut Marzuki, surat yang dia kirimkan tersebut mendapat respon dari pemerintah Myanmar. Menurut keterangan dari pihak Myanmar, peristiwa tersebut tidak bertujuan untuk melakukan pembantaian atau diskriminasi terhadap etnis tertentu.

"Mereka menyatakan sikap tidak ada diskriminasi, tidak ada pemusnahan etnis. Kebetulan etnis ini tidak tercatat sebagai warga negara Myanmar, dan tidak tercatat sebagai warga negara Bangladesh," tambahnya.

Konflik itu sendiri, lanjut Marzuki, sebenarnya berawal dari sikap kriminal beberapa masyarakat Rohingya. Tercatat beberapa orang Rohingya melakukan aksi perampokan dan pembunuhan yang akhirnya berujung pada konflik yang menelan banyak korban dari etnis muslim tersebut.

"Bahwa kasus itu muncul pada akhir Mei. Katanya, ada ibu muda, penduduk di daerah sana itu dirampok, diperkosa, dan dibunuh oleh tiga orang muslim Rohingya. Kemudian timbul kemarahan, dan terjadilah konflik," pungkasnya.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini