nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

1.075 TKI Alami Penyiksaan Sepanjang 2010

Bagus Santosa, Jurnalis · Selasa 28 Juni 2011 17:06 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2011 06 28 337 473690 ARlDGKwNPP.jpg

JAKARTA- Sebanyak 1.075 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) disiksa majikannya sepanjang tahun 2010. Jumlah tersebut mengalami peninglatan dibandingkan tahun 2009 yang mencapai 1.018. Tak  jarang, penyiksaan tersebut berujung pada kematian.

“Setiap tahun kematian TKI sudah tidak wajar,” kata Anis Hidayah, Direktur Eksekutif Migrant Care di Jakarta, Selasa (28/6/2011).

Dikatakan Anis, sudah saatnya pemerintah tak menolerir kematian TKI yang tak pernah dipersoalkan, apalagi yang mati karena penyiksaan. “Tak ada follow up hukum terutama di Arab Saudi dan Malaysia, yang ada hanya pemulangan jenazah dan asuransi. Seolah-olah dengan demikian soal kematian TKI bisa terselesaikan,” katanya.

“Pemerintah tidak pernah mengusut kematian di luar negeri,” katanya.

Peningkatan jumlah kekerasan terhadap TKI disebabkan sejumlah faktor di antaranya minimnya standar pendidikan bagi calon TKI.

Sebelumnya, Komnas Perempuan meminta pemerintah mengevaluasi standar paket pendidikan 200 jam bagi calon TKI. Standar yang ditetapkan berdasarkan peraturan menteri Nomor 23 tahun 2009 dan Dirjen Latas 163 tahun 2009, dinilai belum cukup membekali TKI untuk mampu mempertahankan dirinya di negara tujuan bekerja.

Berdasarkan investigasi yang dia lakukan di sejumlah PPTKIS, dia mendapati bahwa penerapan paket pendidikan 200 jam di balai latihan kerja bersifat borongan. Mulai dari belajar bahasa, budaya, praktik kerja. Artinya, pendidikan yang diberikan kepada para calon TKI, menurutnya tidak hanya kurang secara kuantitas (waktu), tetapi juga kualitas.

(ugo)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini