BNP2TKI, Menakertrans & Dubes RI Harus Tanggung Jawab

Muhammad Saifullah , Okezone · Senin 20 Juni 2011 13:07 WIB
https: img.okezone.com content 2011 06 20 337 470360 zrzaciLyxh.jpg

JAKARTA - Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), Kemenakertrans, serta Duta Besar RI untuk Arab Saudi harus bertanggungjawab atas eksekusi mati terhadap TKI Ruyati.

“Apa itu kerjanya BNP2TKI, Kemenakertrans, dan Kedutaan Besar di sana? Mereka harus bertanggung jawab atas kejadian ini,” seru Vice President World Assembly of Youth, Ahmad Doli Kurnia, dalam siaran persnya, di Jakarta, Senin (20/6/2011).

Doli menilai eksekusi terhadap Ruyati binti binti Satubi di Arab Saudi tanpa didahului pemberitahuan kepada keluarga dan pemerintah pada Sabtu 18 Juni lalu, telah menambah daftar hilangnya kewibawaan bangsa Indonesia.

"Itu satu lagi bukti bahwa Kewibawaan bangsa kita telah hilang. Pemerintah Arab Saudi dengan sangat mudahnya mengambil keputusan dan mengeksekusi seorang WNI yang bekerja di sana," katanya.

Ketum KNPI itu menegaskan eksekusi Ruyati juga menunjukkan hilangnya kewibawan pemimpin bangsa ini. "Dengan adanya kasus ini, maka pidato Presiden SBY di Pertemuan ILO di Geneve, Swiss beberapa hari lalu seakan tidak ada artinya. Pemerintah kita kehilangan harga diri di mata pemerintah Arab Saudi," tegasnya.

Lebih lanjut, dia meminta agar pemerintah menarik pulang semua TKI yang ada di Arab Saudi. Hal itu dilakukan untuk mencegah terulangnya hal serupa terhadap para pahlawan devisa bangsa ini.

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini