nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bom Cirebon Dikendalikan Kelompok Tauhid Wal Jihad

Bagus Santosa, Jurnalis · Sabtu 14 Mei 2011 15:16 WIB
https: img.okeinfo.net content 2011 05 14 337 457118 4mq2vx3nwF.jpg Ilustrasi

JAKARTA - Jaringan yang terlibat dalam serangan bom bunuh diri oleh M Syarif di Masjid Adz Zikra, Mapolresta Cirebon beberapa waktu lalu, mulai terkuak. Syarif diduga dikendalikan oleh kelompok Tauhid Wal Jihad pimpinan Sigit Qurdowi.

Sigit dan pengawalnya Hendro tewas dalam penyergapan oleh Densus 88 Antiteror di Sukuharjo, Jawa Tengah dinihari tadi.  

Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Anton Bachrul Alam mengatakan, Sigit adalah pengontrol aksi dan jaringan Tauhid Wal Jihad.

 

“Dia yang mengatur bom Cirebon,” katanya di Jakarta, Sabtu (14/5/2011).

 

Anton menambahkan, Sigit masuk daftar pencarian orang setelah polisi memintai keterangan para tersangka yang ditangkap tak lama setelah bom di Cirebon.

 

Tersangka itu adalah Achmad Basuki bin Abdul Ghafur alias Uki, ditangkap Minggu 17 April 2011, Arief Budiman bin Akmaludin Sastra Prawira alias Arif, ditangkap Minggu 24 April 201,  Andri Siswanto bin Junin Mangkoto alam alias Ibnu Hasyim Attaki alias Hasyim alias Ujang alias Uncu, ditangkap Rabu 27 April 2011, Musolla alias Saifullah alias Muhammad Ibrahim Musa alias Boncel bin Rasim, ditangkap senin 2 Mei 2011, dan Ishak Adriana alias Abu Sifa bin Ondi, yang diciduk Jumat 6 mei 2011.

 

Lebih lanjut, Anton menjelaskan kelompok pimpinan Sigit membiayai aksi teror dengan cara memeras beberapa perusahaan dan tempat hiburan. Mereka yang menolak menyumbang diancam akan dirusak tokonya.

 

“Ditemukan juga daftar minta sumbangan-sumbangan kepada pengusaha, kelompok hiburan,” ujar Anton.

 

Hingga saat ini polisi masih mengkalkulasi jumlah uang yang berhasil dikumpulkan Sigit. Anton mengimbau masyarakat yang pernah menjadi korban pemerasan segera melapor ke kantor polisi terdekat.

 

(abe)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini