TKI Overstay dari Arab Saudi Tiba Esok Hari

Rizka Diputra, Okezone · Selasa 03 Mei 2011 12:59 WIB
https: img.okezone.com content 2011 05 03 337 452694 MVNbL5MZGq.jpg

JAKARTA - Kapal Motor Labobar Pelni yang membawa sekira 2.349 WNI dan TKI bermasalah dari Jeddah, Arab Saudi, rencananya akan tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta pada Rabu 4 Mei 2011 besok pagi, sekitar pukul 06.00 WIB.

 

"KM Labobar sebelumnya direncanakan tiba di Jakarta Selasa (3 Mei) pagi pukul 07.00 WIB, karena perjalanan kapal dilakukan lebih lambat demi keselamatan dan kenyamanan TKI serta dengan bersandar cukup lama di Padang, jadwal kedatangan di Tanjung Priok mundur menjadi Rabu," kata Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Moh Jumhur Hidayat dalam keterangan yang diterima okezone, Selasa (3/5/2011).

Jumhur menambahkan, kapal buatan Jerman keluaran 2004 itu lebih dulu merapat di Pelabuhan Teluk Bayur, Padang, Sumatera Barat pada Senin kemarin pagi pada pukul 08.00 WIB. KM Labobar menurunkan dua TKI di Padang yang dirujuk ke RSU Muhammad Jamil untuk melahirkan dan mengalami pendarahan kandungan.

 

Kedua penumpang tersebut yakni Imas Binti Syarifuddin Ma'mun (23) asal Desa Panyusuhan, Sukaluyu, Cianjur, Jawa Barat, dan Sri Lestari Binti Moh Jakfar (28) berasal Desa Simpase, Waja, Dompu, Nusa Tenggara Barat.

 

”Seorang TKI yang beralamat di Jalan Yos Sudarso Nomor  21 Koja, Jakarta Utara, Maryam Binti Zuheri Karna berusia 35 berikut bayinya yang lahir di atas KM Labobar, Annisa Meganur Labobarina, juga terpaksa dikirim ke RSU M Jamil setelah sang bayi mengalami kesulitan nafas. Kini, Maryam dan Annisa Meganur Labobarina tidak ikut dalam KM Labobar menuju Jakarta karena masih dirawat di RSU M Jamil,” terang Jumhur.

Sejak berangkat dari pelabuhan Jeddah, Jumat 22 April pukul 22.30 waktu setempat atau Sabtu dini hari waktu Indonesia, KM Labobar membawa penumpang 2.349 WNI/TKI terdiri 2.163 dewasa berikut 93 anak-anak dan 93 balita. Jumlah 2.163 dewasa meliputi 31 TKI laki-laki serta 2.132 TKI perempuan, 123 di antaranya dalam keadaan hamil 1-8 bulan lebih.

 

Seorang WNI meninggal dalam perjalanan tersebut. Wanita yang diketahui bernama Musrifah Binti Ahmad (50) asal Desa Sungai Bakau Besar darat, Sungai Ponyo, Pontianak, Kalimantan Barat itu meninggal akibat penyakit kuning. Jenazah Musrifah akan diterbangkan ke Pontianak setibanya KM Labobar di Jakarta.

Dia menjelaskan, dari 2.163 WNI/TKI dewasa yang dipulangkan KM Labobar, sebanyak 17 orang menderita berbagai penyakit sehingga harus dirawat inap di Klinik KM Labobar.

 

Persebaran TKI yang dibawa pulang, yakni Jawa Barat (1.136), Jawa Timur (332), Jawa tengah (209), Nusa Tenggara Barat (163), Banten (137), Kalimantan Selatan (49), Lampung (35), Kalimantan Barat (27), Sulawesi Selatan (25), Jakarta (13), Nusa Tenggara Timur (10), Sulawesi Tengah (8), Sumatera Selatan (6), Kalimantan Tengah dan Sulawesi Tenggara (masing-masing 4), Maluku dan Sulawesi Barat (masing-masing 2), serta Jambi (1).

”BNP2TKI akan menyiapkan 157 unit kendaraan mini bus (sedang) dan 3 bus besar saat kedatangan KM Labobar, ditambah 2 bus besar untuk memfasilitasi WNI/TKI yang memerlukan penerbangan ke daerahnya. BNP2TKI membolehkan para WNI/TKI itu dijemput oleh pihak keluarganya di Tanjung Priok," jelasnya. (put)

(ahm)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini