nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kisruh Srikandi PMII Tak Kunjung Usai

TB Ardi Januar, Okezone · Jum'at 29 April 2011 15:03 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2011 04 29 337 451450 itk0c4SoAi.jpg blogspot (ilustrasi)

JAKARTA – Kongres PB PMII di Kalimantan Selatan 18 Maret lalu masih menyisakan masalah dalam pemilihan Ketua Umum Korp PMII Puteri (KOPRI).

Karena tak ada titik temu hingga akhir kongres, akhirnya terbuka jalan mediasi yang dipimpin langsung Mandataris Kongres XVII, Adin Jauharudin. Mediasi sendiri dihadiri Mabinas, Ketua domissioner PB KOPRI PMII, dan para kandidat.

Berdasarkan rilis yang diterima okezone dari Ketua SC Wahyuni Alamsyah, rencananya mediasi akan dilakukan dalam waktu satu minggu setelah kongres, namun mediasi baru bisa dilaksanakan karena terlebih dahulu harus menunggu penyelesaian formatur PB PMII.

“Rapat yang berakhir pukul 01.00 WIB dinihari tadi, sempat diwarnai ketegangan. Adin Jauharudin, selaku mandataris kongres menyatakan bahwa pertemuan mediasi belum menghasilkan keputusan, tapi mencari jalan terbaik agar masalah ini selesai dan saling legowo diantara kedua belah pihak demi institusi KOPRI,” kata Wahyuni, Jumat (29/4/2011).

Dia menambahkan, Irma Muthoharoh yang tidak mempunyai opsi sudah diputuskan secara aklamasi tanpa melalui proses persidangan yang sah (63 suara), dan Ella Siti Nuryamah yang mempunyai suara tertinggi (76 suara) telah digugurkan karena dianggap belum memenuhi syarat pernah melakukan PKL (Pendidikan Kader Lanjutan), meski sudah ada saksi dan sertifikat PKL.

Kemudian, Ketua PB PMII Adin Jauharudin menawarkan opsi untuk memberikan ruang kepada salah satu kandidat yang bersiteru, yaitu Ella Siti Nuryamah untuk menduduki salah satu ketua di Bidang Pengembangan Ekonomi, hal ini berdasarkan proses konsultasi antara tim formatur dengan Mabinas.

Sementara Luluk Nurhamidah sebagai Mabinas memberikan tawaran agar kedua kandidat bersama-sama mengawal kaderisasi KOPRI dalam satu kepengurusan. Berbeda dengan solusi yang dilontarkan oleh Ella Siti Nuryamah bahwa jika tidak kunjung mencapai kesepakatan, maka harus dibentuk tim untuk melanjutkan proses kaderisasi semacam kelompok kerja (pokja).

“Mediasi yang dilakukan selama lima jam itu akhirnya memutuskan bahwa akan ada jadwal mediasi tahap dua yang akan digelar pada tanggal 3 Mei 2011 mendatang,” pungkasnya yang mengaku belum menerima konsideran dari Irma yang telah dinyatakan aklamasi.

(teb)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini