Di Istana, SBY Tunggu Aduan dari Rakyat

K. Yudha Wirakusuma, Okezone · Kamis 28 April 2011 12:35 WIB
https: img.okezone.com content 2011 04 28 337 450927 wHTJsgM8Il.jpg Presiden SBY (Foto: daylife)

JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudoyono (SBY) meminta masyarakat berperan aktif melaporkan jika ada indikasi penyelewengan anggaran negara, langsung ke Kantor Presiden di Istana Negara.

 

Laporannya bisa disampaikan melalui melalui Kotak Pos 9949 dan SMS ke nomor 9949.

 

"Pemotongan anggaran oleh tangan-tangan gelap adalah kejahatan serius. Saya menunggu laporan dan aduan bagi yang merasa dirugikan. Sampaikan langsung ke kantor saya," ucapnya saat pidato pembukaan acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) 2011 di Auditorium Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (28/4/2011).

 

Lebih lanjut SBY meminta agar informasi tersebut tidak bersifat fitnah dan harus disertai bukti yang kuat.

 

"Tetapi jangan fitnah, karena akan kita cek laporannya. Kalau itu fitnah akan dapat ganjaran. Bila benar (terjadi korupsi), maka pelakunya dapat sanksi," tegasnya.

 

SBY berharap agar kasus-kasus penyelewengan dana APBD dapat ditekan, dan hal tersebut secara linier dapat mengurangi tandatangan Presiden dalam surat permintaan dari Kejaksaan Agung dan Polri untuk memeriksa pejabat negara yang terlibat kasus korupsi.

 

"Saya ingin mengurangi tandatangan saya untuk pemeriksaan pejabat pemerintah dan nonpemerintah yang berhadapan dengan hukum. Syukur bila tidak ada lagi," tutupnya.

(lam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini