13 Korban Bom Cirebon Masih Dirawat

K. Yudha Wirakusuma, Okezone · Minggu 17 April 2011 15:08 WIB
https: img.okezone.com content 2011 04 17 337 446948 oULFVdAJtg.jpg Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)

JAKARTA - Mabes Polri menyatakan korban luka yang masih dirawat akibat terkena ledakan bom di Masjid Ad Dzikra Mapolresta Cirebon, Jawa Barat, tinggal 13 orang.

“Alhasil dari 30 tinggal 13 orang yang masih dirawat, enam luka berat, sisanya luka ringan,” ucap KadivHumas Mabes Polri, Irjen Pol Anton Bahrul Alam saat menggelar jumpa pers di Rupatama Mabes Polri, Jalan Trunojoyo Nomor 1, Jakarta Selatan, Minggu (17/4/2011).

Kapolres Cirebon AKBP Herukoco, lanjutnya, tadi pagi dipidahkan ke Rumah Sakit Pertamina. Anton berharap dalam waktu dekat kesehatan AKBP Herukoco bisa pulih. "Tentu anggota kami di lapangan berusaha keras mengungkap kasus ini untuk itu kami berharap masyarakat dukungan dan ketenangannya," imbuhnya.

Sejauh ini Polri juga telah memeriksa 19 saksi untuk dimintai keterangan terkait kasus bom bunuh diri tersebut. "Perkembangan update data ledakan bom, sampai hari ini sudah melakukan pemeriksaan saksi 19 orang. Termasuk anggota kami," paparnya.

Polri mengaku belum dapat memastikan bahwa pelaku pengeboman adalah M Syarif. "Di RS Polri ini sedang berjalan jadi kami masih menunggu juga. Memang menurut SOP internasional itu memakan waktu 12-13 hari," tutupnya.

Untuk memastikan tersangka pelaku benar-benar M Syarif, polisi akan melakukan pembandingan sampel DNA dari orangtua Syarif. Yaitu Abdul Kadir (66) dan Ratu Srimulat (50).

"Sampai saat ini proses berlangsung kita tunggu hasilnya, agar proses ini berjalan lancar sehingga berdasarkan science benar-benar memang ini adalah M Syarif," tutupnya.

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini