Panglima TNI: Negosiasi Gagal, Operasi Militer Dilakukan

Tedi Suteja, Global · Kamis 14 April 2011 12:56 WIB
https: img.okezone.com content 2011 04 14 337 445929 XEHP2ybbLs.jpg Ilustrasi (foto:Ist)

BEKASI-  Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono menyatakan, operasi militer untuk menyerang perompak Somalia yang menyandera 20 ABK Sinar Kudus akan dilakukan. Tapi, operasi baru dilakukan bila negosiasi gagal.

Agus menuturkan sampai saat ini masih dilakukan negosiasi. Demikian diungkapkan Agus, di Bekasi, Rabu (14/4/2011).

Meskipun sudah ada sinyal dari dubes somalia untuk melakukan agresi militer, namun panglima mengatakan opsi negosiasi sejauh ini masih berjalan lancar.

TNI menyatakan siap untuk melakukan penyerangan.  Namun, panglima TNI enggan mengungkapkan secara detail pasukan yang akan dikirim jika pilihan jatuh pada agresi militer ke Somalia.

Pemerintah Somalia telah mengizinkan negara lain, termasuk Indonesia, untuk memerangi perompak. Penyerangan negara lain atas perompak Somalia berdasarkan Resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa Bangsa 1846 berisi izin bagi negara dan organisasi regional untuk menggunakan semua tindakan yang diperlukan dalam mengatasi perompak Somalia yang ditetapkan pada 2 Desember 2008.

Duta Besar Somalia untuk Indonesia Mohamud Olow Barow menegaskan bahwa Presiden Somalia Abdullahi Yusuf Ahmed juga sudah mengirim surat kepada DK PBB untuk meminta negara-negara yang punya kekuatan untuk memerangi bajak laut agar bertindak.

(ugo)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini