Bahas Ahmadiyah, FPI Datangi MPR

Susi Fatimah, Okezone · Selasa 15 Maret 2011 15:12 WIB
https: img.okezone.com content 2011 03 15 337 435088 8bDyYQBdMq.jpg ilustrasi

JAKARTA - Dewan Pimpinan Pusat Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq mendesak MPR RI untuk mendorong Presiden mengeluarkan Keputusan Presiden (Kepres) pembubaran Ahmadiyah di Indonesia.

"Kami meminta MPR mendorong Presiden untuk mengeluarkan Kepres pembubaran Ahmadiyah kami, akan sulit memutus rantai. Tiga poin yang kami inginkan adalah, pembubaran Ahmadiyah, penyebaran ajaran Ahmadiyah, dan pembinaan warganya," kata Rizieq di gedung MPR-DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (15/3/2011).

Dikatakan Rizieq dalam pertemuan dengan MPR, FPI menegaskan bahwa tidak ada agenda untuk membantai Ahmadiyah. FPI hanya meminta kepada presiden untuk membubarkan Ahmadiyah.

"Kami sudah gerah dengan banyaknya konflik, di Cianjur bakar-bakaran rumah, di Sukabumi, di Cikeusik, kalau Ahmadiyah dibiarkan umat Islam tidak akan diam. Yang kami khawatirkan kalau tidak dilarang maka akan mengancam integritas nasional, pertumpahan darah, keributan anak bangsa," ujar Rizieq.

Pendiri FPI itu mengharapkan MPR bisa memberi masukan-masukan kepada presiden.  "Isu yang santer presiden tidak berani, membubarkan Ahmadiyah karena takut dibilang melanggar HAM," katanya.

Sementara itu, ketua MPR, Taufiq Kiemas menyambut baik kehadiran FPI untuk membahas Ahmadiyah. "Kami senang Habib Rizieq menyetujui bahwa kekerasan tidak dibenarkan," ujarnya.

Taufiq berjanji akan mencatat betul permintaan FPI bahwa FPI minta pimpinan MPR menyampaikan ke presiden. "Insyallah ketua MPR akan menyampaikan ke presiden. Pertemuan informal dengan presiden akan kami bawa permintaan FPI ini," katanya.

(ugo)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini