TPI Resmi Berganti Nama Jadi MNCTV

Koran SI, Koran SI · Kamis 21 Oktober 2010 10:22 WIB
https: img.okezone.com content 2010 10 21 337 384782 m9BzYxMRWo.jpg

JAKARTA – Tanggal 20 Oktober 2010 atau 20.10.2010 menjadi momen bersejarah pergantian nama Televisi Pendidikan Indonesia (TPI). Logo dan merek baru MNCTV resmi menggantikan TPI.

Menyambut peristiwa bersejarah itu, digelar acara musik spesial bertajuk “20.10.2010 Selalu di Hati” di Central Park, Jakarta, tadi malam. Acara yang disiarkan langsung oleh MNCTV itu dimeriahkan oleh penyanyi-penyanyi dan grup musik beken di Tanah Air di antaranya penyanyi Afgan, Sherina, Vidi Aldiano, grup musik seperti The Changcuters, J-Rocks, dan Zigaz.

CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo mengatakan, sebuah survei menyebutkan TPI merupakan sebuah televisi yang audiensnya konsisten berada pada peringkat keempat.

Kendati sudah cukup membanggakan, ketika ditelusuri lebih dalam, jumlah produk pemasang iklan di TPI berada pada posisi ke-10. ”Padahal ranking keempat, tapi jumlah produk pemasang iklannya hanya berada di posisi ke-10. Ini tentu membuat kami bertanya-tanya,” kata Hary Tanoesoedibjo di sela-sela acara penggantian nama TPI. Setelah dilakukan penelitian mendalam, pihaknya menemukan jawaban yakni brand TPI yang cenderung kurang menjual.

Ini dapat dimengerti karena dulu program-program TPI secara kualitas kurang baik sehingga image juga susah berubah walaupun rating-nya naik secara maksimal. Karena itulah, manajemen Media Nusantara Citra (MNC) memutuskan untuk mengubah logo dan nama TPI menjadi MNCTV. Dipilihnya nama MNC, lanjut Hary Tanoesoedibjo, karena sudah memiliki nama dan kualitas yang baik. Perubahan nama tersebut diharapkan bisa meningkatkan jumlah produk yang memasang iklan. ”Yang patut digarisbawahi, kami hanya mengubah logo dan nama. Sedangkan badan hukumnya tetap,” ungkap Hary Tanoesoedibjo.

Dia optimistis nama MNCTV akan mampu mengubah image TPI menjadi lebih baik. Terlebih pangsa pasar yang ditargetkan MNCTV menjadi lebih luas yakni pada semua segmen, jadi tidak ada lagi alasan bagi pemasang iklan untuk ragu menayangkan iklannya di MNCTV. Keistimewaan acara “20.10.2010 Selalu di Hati” terasa kental karena tayangan ini digarap dengan format khusus.

Salahsatunya para penonton yang langsung datang atau menyaksikan melalui layar kaca dimanjakan oleh sajian musik dikolaborasikan dengan sentuhan akasi magician. Kolaborasi antara penyanyi dan magician dapat ditemui pada penampilan sederet bintang seperti penyanyi Cinta Laura dan Sherina. Pada proses pergantian logo juga dilakukan oleh magician dengan apik. Diawali seolah-olah magician bermain sinar pada layar televisi dan kemudian mengambil, lalu menyimpan di telapak tangan. Kemudian membawanya ke sebuah kotak besar.

Bersamaan dengan itu, muncullah logo dan nama baru pengganti TPI yakni MNCTV. Sementara itu, Managing Director and Programming MNCTV Nana Putera mengatakan, perubahan nama dan logo tersebut akan meningkatkan kinerja perusahaan di antaranya dengan menayangkan tayangan berkualitas. ”Kalau diperhatikan sebenarnya sejak beberapa bulan terakhir, TPI sudah mulai menayangkan tayangan berkualitas misalkan secara rutin menayangkan pertandingan sepak bola Liga Inggris,” ujarnya.

Kendati begitu, dia mengaku MNCTV tidak akan mengubah semua jenis tayangan yang telah ada. Selama ini cukup banyak program yang ditayangkan di TPI mendapatkan perhatian dari masyarakat antara lain program sinetron yang mengangkat budaya nasional. Karena ingin memperluas target audiens, MNCTV juga akan terus meningkatkan beberapa tayangan seperti olahraga dan anak-anak.

Salah satu penyanyi yang meramaikan acara, Vidi Aldiano, berharap perubahan nama dan logo dari TPI ke MNCTV akan meningkatkan kualitas tayangan sehingga MNCTV akan semakin dikenal masyarakat.”Saya berharap MNCTV akan menjadi televisi nomor wahid dan tetap selalu di hati pemirsa,” harap dia. Selain kolaborasi antara penyanyi dan magician, para pemirsa dapat menikmati sajian unik lainnya yakni aksi empat orang drummer.

Mereka penggebuk drum dari grup musik The Changcuters, JRock, Zigaz, dan Sonet2. Mereka beraksi dengan memamerkan permainan drum masing-masing di drum session. Tak ketinggalan pula kolaborasi lima vokalis pria handal yang tergabung dalam The Prince yang terdiri atas Afgan, Vidi Aldiano, Igo Idol, Petra Sihombing, dan Zian “Zigaz”. Hadirnya kekonyolan-kekonyolan yang dimunculkan oleh para host yakni Ivan Gunawan, Indra Bekti, Lena Tan, dan Magdalena kian melengkapi kemeriahan acara tersebut.

(mbs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini