Share

Garuda Rekrut 725 Pramugari Fasih Bahasa Daerah

Muhammad Saifullah , Okezone · Rabu 25 Agustus 2010 00:20 WIB
https: img.okezone.com content 2010 08 25 337 366304 EumzXXio7w.jpg

JAKARTA- Maskapai Garuda Indonesia siap menerbangkan calon jemaah haji Indonesia mulai 12 Oktober-10 Nopember (untuk pemberangakatan), dan 21 Nopember 2010 sampai 20 Desember untuk pemulangan.

Khusus embarkasi Medan, Jakarta dan Surabaya, dilaksanakan penerbangan langsung ke Madinah yaitu fase I (keberangkatan) pada 12 s/d 26 Oktober 2010, dan fase II (kepulangan) pada 06 s/d 21 Desember 2010.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

“Dalam musim haji 2010/1431H ini, Garuda Indonesia mengangkut 116.789 jemaah yang tergabung dalam 300 kelompok terbang (kloter) dari 10 embarkasi,” ujar Vice President Corporate Secretary PT Garuda Indonesia Pujobroto dalam rilisnya kepada okezone di Jakarta, Rabu (25/8/2010).

Yaitu embarkasi Banda Aceh 3.984 jemaah (12 kloter), Padang 7.523 jemaah (21 kloter), Palembang 7.378 jemaah (21 kloter), Jakarta 22.152 jemaah (49 kloter), Solo 33.382 jemaah (88 kloter), Surabaya 8.645 (19 kloter), Banjarmasin 5.046 jemaah (15 kloter), Balikpapan 5.352 jemaah (15 kloter) dan Makassar 14.998 jemaah (42 kloter), Medan 8.328 jemaah (18 kloter).

Dalam pelaksanaan penerbangan haji tahun 2008/2009, Garuda Indonesia mengoperasikan 15 pesawat berbadan lebar. Terdiri dari pesawat B-747 (4), B-767 (1) A-330 - 300 (6) dan A-330-200 (4). Pesawat – pesawat yang dioperasikan tersebut rata rata berusia muda dan bahkan ada pesawat yang di produksi pada tahun 2009.

Sedangkan awak kabin yang akan bertugas dalam pelaksanaan penerbangan haji tahun 2010/1431H ini berjumlah 814  orang dan 725 diantaranya (90 persen) adalah awak kabin yang direkrut dari daerah embarkasi.

Tujuan Garuda Indonesia merekrut awak kabin asal daerah embarkasi tersebut adalah merupakan bagian dari “pelayanan” Garuda Indonesia kepada para jemaah untuk mengatasi kendala komunikasi (bahasa), mengingat sebagian jemaah hanya mampu berbahasa daerah.

Dalam kaitan dengan pelaksanaan penerbangan haji tahun 2010/1431H mendatang, Garuda Indonesia menghimbau demi keselamatan dan keamanan penerbangan, para jamaah dimohon agar tidak membawa barang bawaan berbahaya (dangerous goods) ke pesawat.

Garuda juga meminta jamaah agar tidak menerima titipan barang dalam bentuk apapun dari orang lain untuk dibawa ke dalam pesawat – hal ini perlu kami ingatkan untuk mencegah dan menghindari adanya perbuatan dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, yang dapat mengancam keselamatan dan keamanan penerbangan.

Khusus mengenai barang bawaan, para jamaah haji diharap mematuhi ketentuan yang disepakati antara Departemen Agama dan Garuda Indonesia, yaitu barang bawaan tidak melebihi berat 32 Kg, baik saat keberangkatan menuju Jeddah atau Madinah maupun kepulangan ke Tanah Air.

Barang bawaan tersebut terdiri dari kopor, satu tas tentengan di kabin dan tas paspor. Garuda akan memberikan secara cuma-cuma lima liter air zam-zam kepada setiap jamaah di Bandara debarkasi Indonesia.

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini