Share

Putri Munawaroh Pikir-Pikir Ajukan Banding

Frida Astuti, Okezone · Kamis 29 Juli 2010 14:26 WIB
https: img.okezone.com content 2010 07 29 337 357773 cR2kYbkn0B.jpg Putri Munawaroh saat di persidangan (Foto: Heru H/okezone)

JAKARTA - Putri Munawaroh divonis hakim dengan hukuman tiga tahun bui. Atas vonis itu, melalui kuasa hukumnya, Putri mengaku akan pikir-pikir untuk ajukan banding.  

“Dalam sepekan ini akan pikir-pikir untuk mengajukan banding,” kata kuasa hukum Putri, Achmad Michdan seusai persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (29/7/2010).

 

Achmad beranggapan, klienya tersebut tidak melakukan tindakan penyembunyian terorisme, dan majelis hakim tidak bisa menuduhkan perbuatan yang dilakukan suami Putri, Susilo Adib, kepada Putri.

 

“Apa yang diputuskan beda dengan fakta di persidangan. Melakukan pemufakatan itu tidak ada. Dia sendiri (Putri) tidak bisa dituduhkan atas perbuatanya suaminya,” jelasnya.

 

Namun, menurut Michdan, Putri sudah memaklumi hakim memvonis dirinya dengan penjara tiga tahun. “Tapi dia memaklumi hakim memutuskan seperti itu karena (Indonesia) ada hubungan internasional pemberantasan tindak pidana terorisme,” imbuh Achmad.

 

Di lain pihak, jaksa penuntut umum (JPU) juga tegaskan akan pikir-pikir terlebih dahulu untuk banding. “Pikir-pikir masih ada tujuh hari toh,” tandas JPU Totok Bambang.

 

Dirinya menganggap hakim majelis telah mengadopsi pasal-pasal yang dikenakan JPU kepada Putri, namun hukumannya saja yang lebih ringan dari tuntutan yakni 8 tahun penjara

 

“Tadi ada pasal kita yang diadopsi, Pasal 13 (b) tapi yang diambil hukuman paling ringan tiga tahun,” imbuhnya.

 

Seperti diketahui, hakim memvonis Putri dengan hukuman tiga tahun dikurangi masa tahanan. Perbuatan putri yang menyembunyikan gembong teroris Noordin M Top, Urwah dan Bejo di rumahnya di Jebres, Solo, Jawa Tengah dianggap telah meresahkan masyarakat. Lantaran yang disembunyikanya itu adalah DPO pelaku pengeboman Ritz Carlton dan JW Marriot.

 

Putri dikenakan Pasal 13 huruf b, Undang-undang No.15 Tahun 2003 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme. Putri ditahan di Rutan Mako Brimob Kelapa Dua bersama anaknya Akhsan yang baru berusia 8 bulan.

(lsi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini