Petinggi Polri: Gambar Babi Itu SARA

K. Yudha Wirakusuma, Okezone · Kamis 01 Juli 2010 17:45 WIB
https: img.okezone.com content 2010 07 01 337 348678 g6WzpmvAVO.jpg Cover Majalah Tempo. (Foto: Hariyanto K/okezone)

JAKARTA - Sampul majalah Tempo berjudul "Rekening Gendut Perwira Polisi" yang menggambarkan seorang polisi dengan menggiring babi, dinilai sebagai bentuk penghinaan dan SARA.

"Itu babi. Bisa SARA lho, kalau di Islam itu haram, bisa SARA itu," ucap Wakadiv Binkum Brigjen Pol RM Panggabean di Mabes Polri seusai melakukan diskusi di Bareskrim Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis(1/7/2010).

Jendral bintang satu ini juga mengatakan bahwa babi tersebut tak dapat didefinisikan sebagai celengan. "Celengan apa? Masak celengan itu? Celengan itu biasanya kan buah, kaleng," imbuhnya.

Artinya polisi disamain babi? "Ya menurut saya seperti itulah. Karena pakai seragam lengkap, jadi apalagi dong? Atributnya semua polisi," tukasnya.

Panggabean memastikan pihaknya mempermasalahkan sampul Majalah Tempo, sementara mengenai isinya dia tak mau menanggapi. Lebih lanjut dia mengatakan penggunaan babi dalam sampul sangat menyinggung perasaan lebih dari 400 ribu personel kepolisian.

"Jangan diibaratkan seperti itu lah," tukasnya.

(hri)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini