nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kronologi Versi Kepala Desa Baki

Bramantyo, Jurnalis · Kamis 13 Mei 2010 11:59 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2010 05 13 337 332248 G4oxUsF1iZ.jpg Ilustrasi penangkapan teroris. (Ist: okezone)

SUKOHARJO - Kedatangan anggota Detasemen Khusus Antiteror 88 Polri ke kios setrum accu di Jalan Raya Solo-Baki, Desa Baki Pandean, Kecamatan Baki, Sukoharjo, Jawa Tengah sekira pukul 08.30 WIB tadi pagi bukan untuk menyergap tersangka teroris.

Menurut keterangan Kepala Desa Baki, Pardiyo, Densus mendatangi lokasi guna menggeledah dan mengambil barang bukti. Sedangkan, tiga orang yang diduga teroris (sebelumnya diberitakan dua), telah dibekuk sehari sebelumnya di tiga lokasi berbeda.

Orang pertama ditangkap di Pasar Klitihikan Solo, sementara diduga tersangka kedua disergap Pasar Malam Ngasopulo dan yang ketiga diciduk di Kampung Lawean Solo.

Pardiyo menuturkan, dirinya dijemput oleh anggota Densus untuk menyaksikan penyitaan barang milik para tersangka. Di antaranya satu pucuk senjata tipe M16, tiga pucuk senjata revolver, 10 dus peluru kaliber 4 mm, 4,5 mm, 9 mm, 6 buku, satu keping compact disk, 1 pelindung lutut, rompi anti peluru dan 1 pucuk belati.

Dia menambahkan, bentuk rumah yang telah ditempati tersangka teroris  selama dua bulan tersebut seperti gentong. Di dalamnya, ada beberapa ruangan yang disekat menjadi kamar. Bagian paling depan digunakan sebagai bengkel setrum accu mobil. Di belakangnya digunakan untuk ruang tamu dan ruangan paling belakang adalah kamar.

“Barang-barang itu diambil di ruang tengah. Sesudah itu Densus langsung pergi. Tidak ada orang yang disergap,” kata Pardiyo kepada wartawan, Kamis (13/5/2010).

Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi mengenai pemilik rumah tersebut. Selama ini, bengkel accu dijaga oleh seorang pemuda bernama Erwin. Dalam penggeledahan tersebut, Erwin turut diamankan oleh Densus.

Berdasarkan keterangan warga setempat, Erwin sehari-hari sering terlihat salat di Masjid Nurul Huda yang tak jaug dari bengkel tersebut.

Menurut informasi yang dihimpun, Kapolda Jawa Tengah, Inspektur Jenderal Pol Alex Bambang Riatmodjo rencananya akan meninjau langsung lokasi yang hingga kini masih dijaga ketat pasukan pengendali massa dari Polres Sukoharjo itu. (abe)

(hri)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini