Pengadaan Pesawat Presiden Usul DPR

Iman Rosidi, Trijaya · Rabu 27 Januari 2010 16:07 WIB
https: img.okezone.com content 2010 01 27 337 298262 nKUtLl4AMY.jpg Pesawat kepresidenan yang dimiliki negara adidaya Amerika Serikat, Air Force One. (Foto: wikimedia)

JAKARTA - Pengadaan pesawat kepresidenan yang beberapa hari ini heboh, disangkal Istana Negara merupakan usulan dari pihaknya. Pengadaan pesawat ini menurutnya merupakan usulan dari DPR.

"Ide ini dari DPR, maka kami coba tagih. Ternyata betul bahwa lebih murah kalau pengadaan pesawat kepresidenan sendiri, dengan pertimbangan-pertimbangan itu, ya setuju diproses lah," tutur Mensesneg Sudi Silalahi kepada para wartawan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (27/1/2010).

DPR mempertimbangkan, jika memiliki pesawat sendiri akan lebih murah pengeluarannya, dibanding menyewa pesawat setiap kepala negara melakukan lawatan.

Kemudian, lanjut Sudi, pihak Istana mempertimbangkan usulan dari Komisi II DPR itu. Istana akhirnya setuju dengan usulan tersebut, setelah membandingkan pengeluaran membeli dengan menyewa pesawat.

Tapi usai persetujuan itu, hingga sekarang pengadaan pesawat kepresidenan itu belum terealisasi. "Sampai sekarangpun belum ada barang itu. Jadi apa yang dipersoalkan," tukas Sudi.

Isu pengadaan pesawat kepresidenan merupakan isu lawas, yang hingga kini belum terealisasi. Saat pemerintahan Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, juga pernah terlontar agar pemerintah memiliki pesawat kepresidenan sendiri. Namun hal itu hanya wacana.

Kemudian tiba-tiba saja, belakangan ini pengadaan pesawat kepresidenan kembali mencuat. Bahkan diberitakan, anggaran untuk membeli pesawat sejumlah Rp200 miliar. Dana sebesar itu rencananya akan diambil dari APBN 2010.

(hri)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini