TNI: Akun PKI Indikator Ancaman Keutuhan NKRI

Marieska Harya Virdhani, Okezone · Selasa 12 Januari 2010 14:30 WIB
https: img.okezone.com content 2010 01 12 337 293335 QMlCLEoJMn.jpg

DEPOK - Otoritas Tentara Nasional Indonesia (TNI) menyatakan, antisipasi terhadap kemunculan akun PKI di jejaring sosial facebook bukan hanya urusan satu institusi saja, melainkan menjadi tanggung jawab dan tugas semua pihak.  

"Kalau mendapati apa yang ada di facebook, ini tugas kita semua. Teman-teman jangan hanya tanya kepada TNI. Jangan sampai apa yag kita baca di facebook menjadi sesuatu langkah yang menggangu dan mengancam negara ini untuk melaksanakan pembangunan," ujar Kapuspen TNI Marsekal Muda Sagom Tambun.

 

Hal ini ditegaskan Sagom di sela-sela seminar 'Mengawal NKRI di Perbatasan' di Balai Sidang Universitas Indonesia, Depok, Selasa (12/1/2010).

 

Menurut Sagom, TNI sudah cukup berpengalaman dalam menghadapi setiap gerakan yang dilaksanakan oleh partai terlarang tersebut. Sebab, gerakan PKI selalu menggangu keutuhan NKRI dan langkah pembangunan bangsa.

 

"Ini tugas kita bersamalah. Jangan seolah-olah hanya menjadi tanggung jawab satu institusi saja. Jangan sampai jadi kenyataan," tandas Sagom.

 

Sebab itu, pihak TNI akan menyelidiki siapa di belakang pembuat akun PKI di facebook tersebut. "Soal jumlah pengikut sekitar 2.000 memang kecil jika dibandingkan dengan jumlah penduduk Indonesia yang mencapai lebih dari 200 juta orang. Tapi ini jadi indikator ancaman bagi NKRI," papar Sagom serius.

 

Seperti diberitakan, sebuah gerakan yang menamakan dirinya Partai Komunis Indonesia (PKI) 2010, muncul dalam Grup Facebook sejak 5 Januari lalu.

 

Grup Facebook ini tidak menampilkan identitas administrator dan hanya menampilkan foto lambang palu arit serta sejumlah foto lainnya. Info pada alaman akun ini hanya tulisan sebagai berikut:

 

Partai Komunis Indonesia (PKI) adalah partai politik di Indonesia yang berideologi komunis. Dalam sejarahnya, Kami PKI pernah berusaha melakukan pemberontakan melawan pemerintah kolonial Belanda pada 1926, mendalangi pemberontakan PKI Madiun pada tahun 1948 dan dicap oleh rezim Orde Baru ikut mendalangi insiden G30S pada tahun 1965.

 

Namun tuduhan dalang PKI dalam pemberontakan tahun 1965 tidak pernah terbukti secara tuntas, semua hanya tuduhan bahwa pemberontakan itu didalangi PKI. Pada kenyataanya kami memberikan fakta lain bahwa PKI tahun 1965 tidak terlibat, melainkan didalangi oleh Soeharto dan CIA. Dan kini 2010 kami bangkit kembali untuk meluruskan Sejarah. Hidoep Rakjat!

(ram)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini