Share

Jamaah Haji Gelombang II Dipulangkan

Koran SI, Koran SI · Kamis 17 Desember 2009 10:43 WIB
https: img.okezone.com content 2009 12 17 337 285923 gnTSnGpWBx.jpg Ilustrasi jamaah haji

JEDDAH - Jamaah haji Indonesia Gelombang II mulai kembali ke Tanah Air, Rabu 16 Desember melalui Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz, Madinah, dan Kamis (17/12/2009) melalui Bandara King Abdul Aziz (KAA),Jeddah.

Jamaah haji gelombang II adalah separuh lebih jumlah jamaah haji Indonesia yang datang dari Tanah Air langsung menuju ke Mekkah untuk melaksanakan ritus haji, baru kemudian mereka pergi ke Madinah untuk melaksanakan salat arbain dan berziarah. Kepulangan jamaah haji gelombang II ditandai dengan pelepasan jamaah kloter 44 SOC oleh Kepala Daerah Kerja Madinah Drs Cepi Supriatna bersama jajaran Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Daerah Kerja Madinah di penginapan Elyas Alami, Sektor II Markaziah.

Baca Juga: KKP Pastikan Proses Hukum Pelaku Perdagangan Sirip Hiu Ilegal di Sulawesi Tenggara

Sementara di Jeddah, kepulangan jamaah gelombang II merupakan kelanjutan dari pemulangan penerbangan gelombang pertama yang dimulai sejak 1 Desember sehingga tidak ada acara khusus. Ketua Daerah Kerja (Daker) Jeddah Subhan Cholid mengatakan, dengan datangnya jamaah gelombang dua, frekuensi penerbangan bertambah padat. Karena itu, kepada anggota PPIH diminta bekerja lebih serius, cermat, dan lebih giat, terutama dapat mengatur istirahat secara baik sehingga ketika berangkat bertugas dalam kondisi fit.

Harus disadari bahwa penempatan jamaah tersebar di tujuh hotel transit dan konsekuensi nya panitia dituntut melakukan koordinasi yang lebih baik untuk menjamin kelancaran pengantaran jamaah ke Bandara.Apalagi pemberangkatannya terus-menerus, dari jam ke jam selama 24 jam. Sementara shift-nya hanya dibagi dua, masing-masing bekerja 12 jam.

"Memang kita sudah teruji saat menjemput kedatangan jamaah, sama-sama bekerja tiap shift 12 jam. Tetapi, kondisi saat ini berbeda. Kita menghadapi jamaah yang ingin cepat-cepat pulang. Adakalanya emosi mereka bisa meledak-ledak. Kita harus belajar dari kasus kloter SUB 10.Apalagi kalau biasanya terbang 15 kloter per hari,nanti bisa sampai 18 kloter tiap harinya. Jadi, semua panitia harus konsentrasi penuh untuk tugas ini,” katanya kemarin.

Sampai kemarin sudah tercatat 71.675 jamaah yang diterbangkan ke Tanah Air melalui Bandara KAA, atau setara 45 persen dari jumlah haji reguler Indonesia sebanyak 191.000.

(ahm)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini