Target Teroris di Indonesia Mulai Bergeser

Fahmi Firdaus , Okezone · Selasa 29 September 2009 17:26 WIB
https: img.okezone.com content 2009 09 29 337 260911

JAKARTA - Dokumen dalam laptop milik gembong teroris Noordin M Top yang disita saat penggerebekan di Jebres, Solo, Jawa Tengah, 17 September lalu, diketahui adanya indikasi pergerseran target.

Jika sebelumnya yang menjadi target adalah fasilitas Barat, saat ini tjuan penyerangan mengarah ke pemerintah Indonesia. Hal itu terlihat dari rencana bom mobil yang berhasil digagalkan di Jatiasih, Bekasi.

Kasubden 88 Mabes Polri Kombes Pol Tito Harnafian mengungkapkan, pasca-Hambali tertangkap ada indikasi-indikasi yang kuat dan pembentukan sel-sel baru dari networking.

"Contohnya, Syaifudin Zuhri ini. Target sasarannya yang sebelumnya far enemy atau kepentingan barat, namun kita lihat contohnya di Jatiasih ini adalah near enemy," terang dia dalam konferensi pers di Mabes Polri, Selasa (29/9/2009).

Tito menambahkan, dari temuan di Solo mereka tidak merencanakan dalam jangka pendek karena tidak ditemukan adanya alat pemicu bom dan lainnya. "Mungkin dalam jangka panjang berikutnya," imbuh dia.

Ditambahkan Kanit V IT Cyber Crime Mabes Polri Kombes Pol Petrus Golose, selain rekaman video juga ditemukan dokumen berupa surat-surat yang ditulis oleh Syaifudin Zuhri. "Kita masih terus menganalisa semua digital evidences nanti akan dikembangkan lebih lanjut guna membongkar pergerakan jaringan mereka," paparnya.

(ram)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini